𝘍𝘰𝘵𝘰 𝘒𝘰𝘯𝘴𝘰𝘭𝘪𝘥𝘢𝘴𝘪 𝘖𝘳𝘨𝘢𝘯𝘪𝘴𝘢𝘴𝘪 𝘥𝘢𝘯 𝘙𝘦𝘷𝘪𝘴𝘪 𝘈𝘋/𝘈𝘙𝘛 𝘋𝘦𝘮𝘪 𝘔𝘢𝘯𝘶 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘓𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘚𝘰𝘭𝘪𝘥 𝘥𝘪 𝘞𝘢𝘳𝘶𝘯𝘨 𝘊𝘢𝘭𝘷𝘪𝘯 𝘗𝘢𝘬 𝘌𝘮𝘢𝘯 𝘗𝘦𝘰𝘳 (𝘔𝘪𝘯𝘨𝘨𝘶 11/01/2026)
𝐑𝐞𝐭𝐦𝐨𝐥.𝐢𝐝.𝐃𝐞𝐧𝐩𝐚𝐬𝐚𝐫 - Pengurus Manggarai Nusadua (Manu) menggelar kegiatan kopi darat (kopdar) pada Minggu, 11 Januari 2026, sebagai upaya konsolidasi organisasi melalui evaluasi program kerja dan revisi kepengurusan. Pertemuan yang berlangsung di Warung Alvin, kediaman Koordinator Sosial dan Suka Duka, Eman Peor, ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Manu, Robertus Jelatu, bersama Koordinator Sosial Eman Peor selaku moderator.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Manu, Nobertus Jelatu, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pengurus dan anggota, khususnya atas suksesnya pelaksanaan kegiatan Natal dan Tahun Baru (Nataru) Bersama 2026. Ia menegaskan bahwa kopdar ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi demi perbaikan organisasi ke depan.
𝘍𝑜𝘵𝑜 𝘗𝘦𝘯𝘨𝘶𝘳𝘶𝘴 𝘔𝘢𝘯𝘨𝘨𝘢𝘳𝘢𝘪 𝘕𝘶𝘴𝘢𝘥𝘶𝘢 𝘏𝘢𝘥𝘪𝘳 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘬𝘰𝘱𝘥𝘢𝘳( 𝘒𝘰𝘱𝘪 𝘥𝘢𝘳𝘢𝘵) 𝘥𝘪 𝘞𝘢𝘳𝘶𝘯𝘨 𝘊𝘢𝘭𝘷𝘪𝘯 𝘬𝘦𝘥𝘪𝘢𝘮𝘢𝘯 𝘌𝘮𝘢𝘯 𝘗𝘦𝘰𝘳 𝘔𝘪𝘯𝘨𝘨𝘶,11/01/2026
Selain membahas evaluasi kegiatan, pengurus juga melakukan peninjauan dan revisi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Manu. Sehari sebelumnya, Sabtu malam, Ketua Manu bersama jajaran pengurus telah mengunjungi Keluarga Manggarai Tanjung di Benoa untuk mensosialisasikan AD/ART Manu. Dalam waktu dekat, Keluarga Manggarai Tanjung menyatakan kesiapan untuk bergabung secara resmi dengan Manu dan menyampaikan terima kasih atas kunjungan serta penjelasan yang diberikan.
Dalam kopdar tersebut, pengurus juga menyepakati revisi pada beberapa bidang kepengurusan, khususnya seksi olahraga dan seksi kebudayaan. Selain itu, dilakukan pembahasan mendalam terkait pengelolaan keuangan organisasi, terutama mengenai penggunaan uang pangkal anggota aktif, iuran bulanan, serta dana Rp10.000 yang dikumpulkan dari anggota ketika ada anggota yang masuk rumah sakit dalam kurun waktu 3x24 jam.
Koordinator Sosial dan Suka Duka, Eman Peor, menegaskan bahwa uang pangkal sebesar Rp100.000 dari anggota bersifat dana gotong royong dan tidak dikembalikan apabila anggota mengundurkan diri dari keanggotaan Manu. Menurutnya, Manu merupakan organisasi sosial suka duka, bukan lembaga yang berorientasi pada keuntungan seperti koperasi. Dana tersebut digunakan sepenuhnya untuk kepentingan bersama dan solidaritas antar anggota.
Adapun pengurus yang hadir dalam kegiatan kopdar ini antara lain Ketua Umum Robertus Jelatu, Wakil Ketua Rian Dahur, Sekretaris Bona dan Teo, Koordinator Sosial dan Suka Duka Eman Peor dan Rolin, Koordinator Penggalangan Dana Ernes, Koordinator Humas Stanis Stanje, penanggung jawab sound system Leo Agung, serta Bendahara Atik.
Melalui pertemuan ini, Ketua Umum Manu berharap seluruh pengurus dan anggota semakin solid, memahami aturan organisasi, serta mampu meningkatkan kinerja demi tercapainya tujuan bersama Manu di masa depan.ujar Robertus Jelatu


